PGPI tidak memberi dukungan kepada pihak manapun, PGPI Netral!!!

Bang Ganteng dari Samosir
Samosirku

Samosir - Sebagai Anggota PGPI di Kabupaten Samosir, saya kecewa berat atas sikap ketua PGPI DR. Jacob Nahuway yang dikabarkan memberikan dukungan kepada salah satu Capres dengan membawa nama PGPI, alasannya tidaklah pantas sebuah organisasi keagamaan yang terdiri dari gereja-geraja di bawa-bawa keranah Politis. Andai hanya Jacob secara pribadi itu tidaklah masalah, karena itu adalah hak konstitusi beliau untuk mendukung siapapun yang menurutnya layak.

Saya memang bukan siapa-siapa di Organisasi PGPI, tapi saya juga merupakan bagian dari Pentakosta sehingga sangat tidak fair jika Ketua Umum PGPI melakukan "penggiringan" kepada anggota PGPI dalam mendukung salah satu capres. itukan sudah masuk kedalam dunia politik Pak Jacob??? lalu untuk apa kita berdoa meminta urapan Roh Kudus jika kita masih tetap terpengaruh oleh duniawi??

andai saja aku dipecat dari keanggotaanku di PGPI gara-gara kritikan ku ini, aku siap menerima konsekuensinya, karena harapanku Gereja ataupun Organisasi Gereja jangan dibawa-bawa dalam dunia politik, bisa-bisa nilai-nilai rohani didalamnya akan terkikis dan erosi. 

Menurut informasi yang berkembang saat ini, PGPI secara terang-terangan membuat surat edaran dengan nomor : 24/sek-pgpi/v/14 (baca : reformata) untuk mendukung salah satu kandidat dengan alasan seorang presiden harus berlatar belakang militer. 

Menurut Jacob, presiden yang dimiliki Indonesia dari unsur sipil tidak berhasil sejak reformasi bergulir. “Bahwa calon presiden juga harus sudah kaya karena ketika berkuasa tidak akan mencari kekayaan untuk memperkaya dirinya.” Katanya.

Bah... nabohado Amang Pandita nami nasasadaon.., bukan persoalan militer atau tidaknya, ini masalah marwah organisasi dan hak-hak anggota didalamnya, ya kalau semua setuju dengan pak jacob, kalau beda gimana? selain itu, pak jakob juga dalam surat edarannya bawa-bawa nama anakku si Jeremia, kan ngga etis tu pak jakob.. jelas dalam surat itu dicantumkan ayat alkitab dari Jeremia 29:7 yang berisikan "Usahakanlah kesejahteraan kota kemana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu". 

Surat Edaran

Theologia dari Ayat itu masa Pak Jacob tidak bisa tafsir, kok jadi lari ke Capres, apa Bapak yakin jika kedua capres ini terpilih kelak akan menjamin kesejahteraan setiap kota di Indonesia??? jangan coyo kali pak jakob. saya belum yakin pak... karena berapa kali sudah pergantian Presiden, baik dari militer ataupun sipil kehidupan ini masih tetap seperti ini. tapi kalau PGPI suruh pilih Yesus secara pribadi di hati masing-masing anggota, saya sangat setuju pak...

Jadi, saya sebagai anggota PGPI Samosir menolak seruan dari Ketua Umum PGPI untuk ikut berpolitik praktis.. bisa rusak iman kita pak... jangan sampai iman saya yang sudah rusak ini tambah rusak pak ketua, karena saya masuk anggota pentakosta bertujuan untuk memperkuat iman. kok jadi sama kita ama yang lain... hancur kepercayaanku jadinya bah....

tiap minggu aku dengar ceramah dari Hamba Tuhan untuk tidak serupa dengan dunia ini, tiap minggu aku dengar ceramah untuk selalu diurapi Roh Kudus, eee...ee taunya jadi seperti ini. ah... tau ah gelap... bisa-bisa pikiran dirasuki iblis lagi. mohon maaf pak Jacob, hanya sekedar mengingatkan agar Pentakosta jangan serupa dengan duniawi.





Salam dari Saya
MARCOPOLO SITANGGANG, ST


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top