Kerinduan Sang Anak Samosir

SAMOSIRKU

SAMOSIR - Syaloom, rindu ku ingin melihat samosir maju, rinduku ingin melihat samosir berbudaya kembali seperti dulu, rinduku ingin kembali ke masa lalu.

Riuh angin Danau melambaikan senyumnya padaku, ketika aku menelusuri jejak-jejak tapak dipinggir pantai, riuh itu kemudian menusuk sendi-sendiku saat ombak menghempas tubuhku.

Dingin... perasaanku, di tepi pantai itu tak sadar, air telah membasahi tubuh ini, keindahan Danau Toba dan alam samosir begitu menghipnotisku, bagai tersugesti sendiri akan lekuk-lekuk pegunungan itu.


Samosir memang indah, kepingan surga memang disini tempatnya, tapi kenapa kepingan ini tak "merakyat" dengan warga? mengapa pula slogan itu selalu berkumandang? Alam yang begitu menggoda selayaknya mendapat perhatian, bukan hanya dari Wisatawan tapi juga dari pemangku jabatan. 

Sebagai Warga samosir, pewaris dari kepingan itu, haruslah menjaga dan melestarikannya. tidak harus menyerahkan tanggungjawab itu sepenuhnya kepada Pemerintah, karena Pemerintah tanpa rakyat sama saja dengan kolam tanpa ikan.

rindu ini kemudian memuncak, melihat situasi daerah lain yang jauh lebih baik dari semua ini, bukan lebih baik dari segi alamnya, tapi baik dari segi pengelolaannya. ya, benar ternyata SDM itu yang dapat mengubah segalanya. coba kita bercermin dengan negara Jepang, alam yang tandus dengan frekuensi gempa yang sering terjadi namun dapat diolah sedemikian rupa sehingga menjadi tempat yang sejuk dan adem. lalu samosir mengapa tidak??

SDM atau sering disebut Sumber Daya Manusia adalah sebuah potensi yang terkandung di dalam pribadi manusia itu baik dari segi ilmu pengetahuan, kebijakan dan pengalaman. apakah memang samosir belum memiliki generasi yang ber SDM??? tidak mungkin... saya yakin banyak sekali putra-putri Samosir yang berkualitas, hanya saja adakah niat untuk membangun samosir?

Atau memang keinginan itu terbentur oleh sistem?? sehingga manusia-manusia yang potensial harus tersingkir?? inilah yang perlu dicermati oleh Pemerintah Daerah... potensi muda dan berdedikasi haruslah diutamakan, tanpa harus "menilik" sang kerabat atau handaitolan. Melepaskan egoisasi itu sangat perlu demi kebangkitan. Samosir jaya, samosir bangkit..


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top