Istilah "Kesehatan Nomor 1, Presiden baru Nomor 2 merebak di Samosir"

Istilah "Kesehatan Nomor 1, Presiden baru Nomor 2 merebak di Samosir"
Ups... Jurus Apa itu Pak ???
Samosirku, Sitanggang.ml

Pengaruh Jokowi terhadap masyarakat ternyata tidak hanya di sekitar perkotaan saja, bahkan di seluruh pelosok terdalam kabupaten, seperti di Desa-desa pengaruh Jokowi sangat melekat di masyarakat. Bukan hanya orang dewasa saja, tapi juga anak-anak pun kini "tergila-gila" akan kepopuleran Jokowi.

Tak terasa sudah Pemilihan Presiden tinggal menghitung hari, 9 Juli mendatang akan menentukan nasib bangsa ini terletak di tangan siapa? menurut penulis tak lain adalah Bang Ganteng sedunia ini, siapapun kelak memimpin Negara ini semoga saja mengutamakan kepentingan masyarakat banyak "di atas" Kepentingan pribadi ataupun golongan.

Dua "Paket" Presiden yang saat ini sedang berjibaku dengan kampanye-kampanye mereka untuk mendapatkan simpatisan dari masyarakat sehingga kelak dapat menjadi "Pemenang" si tiop tampuk ni harajaon di Negara on.

Kini, di Kabupaten Samosir Kabupaten "Adidaya" ini juga ternyata jumlah para penggemar Jokowi-Kalla boleh diperhitungkan, walau tidak sedikit juga warga yang mendukung "Prabowo-Hatta".

Demi untuk "mensosialisasikan" calon, ada banyak cara dilakukan bahkan sampai-sampai ada istilah (Black campaign) atau Kampaye Hitam. Namun untuk Kabupaten Samosir, Puji Tuhan istilah Kampanye Hitam atau perbuatan mengarah kesitu tidaklah ada, karena semua warga lebih memilih melakukan sosialisasi di kedai-kedai dengan menggunakan "Kopi Hitam".

Kini, istilah Kesehatan Nomor 1 Kesehatan dan Nomor 2 Presiden menjadi trend di samosir, diduga maksud demikian untuk mensosialisasikan pilihan mereka kepada Presiden dengan nomor urut 2 yang tak lain dan tak bukan adalah Jokowi - Kalla. 

Hal itu dibuktikan, ketika ada acara adat istiadat/ pesta ataupun acara makan-makan di suatu lokasi, maka pasti saja ada seseorang dengan sedikit gurauan atau canda menyebutkan untuk menjaga kesehatan, karena Kesehatan adalah Nomor 1 dan Nomor 2 Pastilah presiden. Walau terkadang di sambut dengan jawaban "TERLALU"....

Mungkin ini agak sedikit aneh, namun hal ini merupakan sesuatu yang perlu di apresiasi, Karena semua punya hak untuk memberikan pilihan dan mensosialisasikan pilihannya tentunya dengan cara-cara yang benar dan unik.


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top