Hasil Survey, Jokowi lebih diminati warga karena jujur

Samosirku-sitanggang.ml

Sebuah survei yang diselenggarakan oleh Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG) mengungkapkan bahwa pasangan calon Joko Widodo-Jusuf Kalla lebih populer dari pesaingnya, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Tren saat ini adalah bahwa persentase yang lebih tinggi dari dukungan mengalir ke Jokowi-Kalla; Namun, situasi masih bisa berubah, "kata Direktur SSSG Fadjroel Rachman dalam konferensi pers hasil survei di Jakarta, Kamis seperti dikutip dari tempo.co.  

Menurut survei yang dilakukan dari 26 Mei - 4 Juni, Jokowi-Kalla mendapat dukungan 42,65 persen sementara Prabowo-Hatta hanya mendapat 28,35 persen. Dua puluh sembilan persen responden mengatakan mereka ragu-ragu.  

Prabowo-Hatta, yang didukung oleh koalisi Partai Gerindra yang melibatkan Partai Golkar dan tiga partai berbasis Islam, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), membuat dalam satu kriteria yakni ketegasan. Demikian menurut Survey tersebut.

"Lima puluh empat persen responden memilih Prabowo-Hatta karena ketegasan," kata Fadjroel, menambahkan. Sementara hanya 35 persen responden memilih Jokowi-Kalla.  

Beberapa faktor yang membuat Jokowi dan Kalla, yang dicalonkan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), lebih menarik daripada Prabowo-Hatta adalah bahwa mereka dianggap lebih jujur, bebas dari korupsi , kolusi, dan nepotisme, dan berpikiran maju serta memberikan perhatian yang lebih besar kepada masyarakat.  

"Jokowi-Kalla telah memperoleh dukungan lebih karena nilai-nilai kesederhanaan," kata Fadjroel.  

Menurut survei, 58 persen responden menganggap Jokowi-Kalla akan lebih memperhatikan orang, dibandingkan dengan Prabowo-Hatta yang berhasil hanya 25 persen.  

Lima puluh lima persen responden menganggap Jokowi-Kalla jujur ​​sementara hanya 21 persen berpikir Prabowo-Hatta demikian. Selain itu, 47 persen responden melihat Jokowi-Kalla dianggap lebih mampu mengatasi masalah daripada Prabowo-Hatta, yang hanya meraih 33 persen.  

Survei dilakukan melalui wawancara telepon dengan 1.250 responden dari bagian kelas menengah masyarakat dengan penghasilan bulanan lebih dari Rp 2,25 juta (US $ 189) di 10 kota di seluruh Indonesia. Survei ini memiliki margin of error 2,78 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top