Versi Raja Sitempang (Sigalingging)

SAMOSIR - Tulisan ini saya kutip dari Wikipedia dan mudah-mudahan ada yang mau menyempurnakannya, sehingga dihasilkan suatu bentuk yang baik dan jelas. Ini hanya sekilas sehingga sangat perlu masukan dari berbagai pihak terutama dari pihak Raja Sitempang

Tarombo versi Raja Sitempang
Sigalingging bukan anak dari MUNTE
Sigalingging adalah anak dari Raja Sitempang. Sigalingging bukan anak dari Munte sebagaimana ditulis beberapa penulis tarombo yang dimulai dengan tulisan W.M. Hutagalung tahun 1926 (POESTAHA taringot toe tarombo ni Bangso Batak na pinatoere ni W.M.Hoetagaloeng-rongkoman I-1926). Dalam buku tersebut anak dari Nai Ambaton adalah Simbolon dan Munte. Dalam penjelasannya disebut juga bahwa Munte adalah juga bernama Raja Sitempang. Tulisan ini dipakai beberapa penulis sebagai referensi. Inilah saatnya untuk meluruskan tarombo tersebut sekaligus menyatakan bahwa apa yang ditulis oleh W.M. Hutagalung dan kemudian oleh penulis penulis berikutnya adalah salah. Kita menilai bahwa tulisan itu sengaja dibuat dalam upaya pecah belah pada ketika itu. Perlu dicatat bahwa W.M. Hutagalung waktu menulis tarombo tersebut, adalah Asisten Demang di Pangururan. Dia seyogianya tahu persis bahwa tak ada marga Munte di Pangururan.


Anak dari Raja Pangururan(Raja Sitempang) 3 orang yaitu

  1. Raja Panungkunan
  2. Raja Pangadatan
  3. Raja Pangulu Oloan

Raja Panungkunan

Anaknya kemudian memakai nama Raja Sitempang(1) , dan Raja Sisungkunon yang kemudian dinamai Raja Tinita. Disebut Raja Tinita karena dia di tita (diusir) oleh abangnya dari Pangururan dan kemudian pergi ke Sabungan ni huta dan membangun rumahnya dalam tempo satu hari (ini adalah legenda masa lalu yang tidak perlu diingat dan dibahas). Untuk masa masa mendatang diharapkan pemakaian nama Tinita sudah harus dihilangkan dan seterusnya memakai nama Sisungkunon. Keturunan berikutnya dari Raja Sitempang tetap memakai nama Raja Sitempang(2), Raja Sitempang(2) kemudian mengangkat GUSAR jadi anak ni uhum dan dinamai marga Sitanggang Gusar. Gusar adalah anak dari Sijabat. Kedudukan Gusar dalam urutan pinompar ni Raja Sitanggang menjadi rancu. Gusar adalah anak ke empat dari Raja Sitempang tetapi tidak Siampudan.

Raja Pangadatan

Anak dari Raja Pangadatan tiga yaitu:
  1. Lipan
  2. Upar
  3. Silo,
Silo kemudian memperanakkan - Mangilang Bosi yang tetap memakai Silo,
  1. Manihuruk/Sidauruk
  2. Sidauruk/Manihuruk

Raja Pangulu Oloan (Sigalingging)

Anak Pangulu Oloan memakai nama Sigalingging. Saat ini sebenarnya sudah banyak marga sebagai pemekaran dari Sigalingging yang dikenal pomparan dari O. Bada di Daerah Dairi yaitu:
  1. Tendang
  2. Banuarea
  3. Manik
  4. Bringin
  5. Gaja
  6. Brasa
  7. Rampu
  8. Kecupak
  9. Kombi
  10. Boang Manalu


3 comments:

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top