Kesempurnaan hanyalah milikNya

SAMOSIR - Dalam diri setiap manusia terdapat tigal yang saling terkait satu sama lain, yaitu Tubuh, Jiwa dan Roh. Tuhan menciptakan ketiganya menjadi satu dan segambar dengan rupaNya. lalu kemudian untuk apa Tuhan menciptakan manusia??

Tujuan dari penciptaan manusia sesungguhnyasangat simple, Tuhan hanya menginginkan manusia sebagai penciptaanNya bertumbuh dan beribadah kepadaNya dengan melaksanakan setiap perintahNya dengan tulus iklas.

simple bukan? tapi mengapa setiap melakukan hal yang diinginkan Tuhan, begitu sulit buat manusia??? karena didalam tubuh manusia telah tertanam "Dosa". dimana dosa berasal dari rangkaian perbuatan melawan kuasa Allah. iblis selalu berusaha melakukan perbuatan yang sesat dengan mempengaruhi umat manusia dengan iming-iming kegelimpahan dan kesenangan di bumi ini. seolah iblis mampu memberikan kesempurnaan nyata buat manusia.

Tiada satupun di dunia ini yang memiliki kesempurnaan selain Tuhan, akan tetapi karena KASIH yang dimilikiNya maka Allah berupaya memberikan kesempurnaan buat manusia dengan mengaruniakan AnakNya yang tunggal.

Diri adalah yang paling sukar kita atur. Dalam meletakkan beban janganlah kita lupa untuk meletakkan diri kita di bawah kaki Kristus. Serahkanlah dirimu sendiri kepada Yesus untuk dibentuk dan diperhalus olehNya, supaya engkau menjadi bejana yang terhormat. Pencobaan-pencobaanmu, pendapat-pendapatmu, perasaan-perasaanmu dan semuanya harus diletakkan di kaki salib. Barulah jiwa siap mendengar perkataan petunjuk Ilahi. Yesus akan memberi engkau minum air yang mengalir dari sungai Allah. Di bawah pengaruh RohNya yang lembut dan menaklukkan kebekuanmu dan keenggananmu mendengar akan lenyap. Bagimu Kristus akan menjadi sumur air, yang terpancar kepada hidup kekal.

Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu. (Matius 5:38-42)

Inilah yang sulit, "janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu". yang terbayang adalah masalah kerugian, tentunya kalimat ini tertuju pada seseorang yang memiliki kemampuan untuk memberikan pinjaman, dan tanpa harus memikirkan kembalinya pinjaman tersebut. adakah manusia yang masih menjalankan ayat ini??

Konteks kesempurnaan yang sedang diajarkan oleh Tuhan Yesus itu berkaitan dengan masalah hukum pembalasan. Yesus mengajarkan pada kita untuk tidak melakukan pembalasan terhadap orang yang berbuat jahat kepada kita.

Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian (Matius 5:42-47)

Sehingga dari semua itu, maka sangatlah sulit manusia untuk boleh menjadi sempurna, kesempurnaan itu mustahil bagi manusia. bahkan para "Pegiat" rohania atau yang sering disebut dengan rohaniawan sekalipun belum tentu mampu melakukan hal demikian. mengapa? karena kesempurnaan itu hanyalah milik Allah.

lalu bagaimana caranya agar manusia itu mendapat kesempurnaa??

jangan menyerah dan bingung, jawabannya ada... kesempurnaan itu tentu boleh kita terima jika kita mau menerima Yesus sebagai Juru Selamat kita, cukupkah hanya itu?? tentu tidak .... penerimaan itu seperti apa??

jelas dikatakan bahwa iman tanpa perbuatan adalah nol, maka berbuatlah seperti yang diperintahkan Tuhan. dan itu secara kedagingan akanlah sangat sulit. bukan hanya sulit namun juga mustahil. untuk itu cara agar kita dapat melakukan setiap perintahNya, berdoalah kepada Tuhan agar Tuhan mau mengutus Roh Kudus dalam membimbing kita disetiap langkah kita. Hanya Roh Kudus yang mampu mengubahkan kita. tidak ada yang lain, Kasih yang telah tertanam sejak kita belum dilahirkan akan muncul dengan sendirinya takkala kita dikuasi oleh Roh Kudus. percayalah .... Tuhan Memberkati.


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top