Antara Uang, Kepercayaan dan Iman

SAMOSIR - Ada tertulis bahwa Iman tanpa perbuatan adalah nol, artinya bahwa Iman seseorang dapat diukur dari perbuatan seseorang. karena jika ada orang yang mengatakan bahwa dirinya beriman namun perbuatannya sedikitpun tidak mencerminkan kasih, maka jelas sudah sudah bahwa mereka adalah orang-orang yang "Munafik".

Sebab ada tertulis dalam Matius 7:21-23
Bukan setiap orang yg berseru kepadaKU: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yg melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-KU: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi namaMU, dan mengusir setan demi namaMU, dan mengadakan banyak mujizat demi namaMU juga? 23 Pada waktu itu lah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari padaKU, kamu sekalian pembuat kejahatan!

Melihat situasi saat ini, ada banyak gambaran dan bukti yang menunjukkan model-model seperti ini. untuk itu berhati-hatilah, sebab iblis begitu lihai dalam menyamar. 

Lalu apa hubungannya dengan uang dan keperyaan abang ganteng???. nah.. itulah yang ingin saya rilis saat ini....

Uang saat ini merupakan "primadona" dunia, sehingga uang dapat menjadi alat yang sakti bagi para bangsa iblis untuk mempengaruhi manusia. bahkan uang kini seolah-olah menjadi dewa bagi banyak orang.

Sesorang yang kita anggap memiliki iman dan kepercayaan yang tinggi, ternyata dapat begitu mudah jatuh ke dalam dosa akibat pengaruh uang, percaya tidak??

Bahkan, kini bukan hanya manusia yang doyan uang, hantu, setan, dedemit dan pak genit juga suka uang. hahahaha.

Untuk itu, uang dapat mengubah kepercayaan dan iman seseorang. namun sekali lagi saya ingin tekankan bahwa uang tidaklah jahat atau salah, akan tetapi pribadi yang cinta uang itulah yang berbahaya. mengapa bang ganteng katakan demikian??

" Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka ". ( I Tim 6:10 ).

itu kata Amanta Rasul Paulus, dan jelas itu...

Keinginan yang normal akan uang sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan hidup, akan memotivasi kita untuk bekerja dan mendapatkan uang. Sedangkan cinta akan uang akan mendorong seseorang untuk melakukan apa saja demi uang. Jangan biarkan diri kita diperhamba oleh uang, tetapi biarlah uang melayani kita dengan cara memandangnya hanya sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan kita.

Untuk itu, dari pada cinta uang akan lebih baik dan bijak rasanya kalau kita pria-pria ganteng ini cinta istri. karena jika kita cinta istri maka dengan sendirinya uang yang kita berikan kepada sang istri akan digunakannya sesuai dengan tupoksinya (mak, macam birokrat aja pak ce nihh).


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top