Kasus Korupsi Alkes mirip Main Layang-Layang

SAMOSIRKU

SAMOSIR - Kisah Perjalanan Kasus Korupsi Alat Kesehatan di beberapa Kabupaten termasuk Kabupaten Samosir kini sepertinya tarik ulur. Menurut pengamatan bang ganteng kasus ini mirip gaya bang ganteng waktu main layang-layang saat masih kecil dulu.

Ilustrasi
Berdasarkan informasi dari situs waspada online, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Tipikor Medan mengembalikan berkas perkara dua orang tersangka dugaan korupsi Alat Kesehatan (Alkes), dan Keluarga Berencana (KB) Pemkab Samosir, kepada penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reskrimsus Poldasu. Hal ini karena berkas kedua tersangka belum P19 (belum lengkap, red).

"Berkas perkaranya sudah diserahkan penyidik ke jaksa satu kali (tahap 1) tetapi dikembalikan jaksa," kata Kepala Unit IV Subdit III Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Sumut, Kompol J Sinaga.

Menurut J Sinaga, berkas perkara keduanya masih perlu dilengkapi karena sesuai petunjuk jaksa penyidik harus melakukan pemeriksaan terhadap bupati Samosir (Mangindar Simbolon).

"Alasan dikembalikan jaksa, salah satunya agar penyidik memeriksa bupati Samosir terkait pengajuan proposal anggaran APBN ke Kementerian Kesehatan TA 2012. Pemeriksaan itu dilakukan terkait bagaimana mekanisme proposal anggaran alat kesehatan tersebut," jelasnya, hari ini.

Permintaan jaksa untuk memeriksa bupati Samosir karena anggarannya bersumber dari APBN TA 2012, yang kemudian diteruskan ke Kementerian Kesehatan dan selanjutnya ke Dinas Kesehatan Pemkab Samosir.

"Sumber dananya berasal dari APBN TA 2012, kemudian diteruskan ke Kementerian Kesehatan dan selanjutnya disalurkan ke Dinas Kesehatan Pemkab Samosir. Maka dari itu, kita periksa bupatinya," sebut J Sinaga.

Namun demikian, lanjutnya, tim penyidik akan segera mengirimkan kembali berkas perkaranya dalam waktu dekat ini karena pemeriksaan terhadap bupati Samosir telah selesai dilakukan pada Kamis (14/11) lalu.

Nah kan, jadi mirip main layang-layang. hahaha..Berkas diserahkan Penyidik Poldasu kepada jaksa, kemudian dari jaksa dikembalikan lagi kepada penyidik. dan setelah itu dari penyidik akan diberikan lagi kepada jaksa (kalau berkasnya dilengkapi dulu, katanya). hahaha..

Padahal sebelumnya, saya sebagai bang ganteng bagaimana agar kasus korupsi diberantas dengan cara perbaikan gizi moral. (Baca : Korupsi lenyap, perbaikan moral jawabannya). Sehingga dengan demikian diharapkan ada sedikit perubahan. tapi apa mungkin ya ada perubahan? Semoga saja ada perubahan.

Tapi jujur, salut buat POLDASU yang mau berusaha mengungkap berbagai kasus korupsi yang ada di Sumatera Utara, kalau boleh buat permohonan pak Kapolda, agar pak Kapolda sesekali berkunjung ke Samosir. Sambil mengamati keadaan, bagaimana kondisi perjudian di samosir. apakah memang benar Situasi tentang judi yang diberitakan di beberapa media?? okelah, semoga pak Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Syarief Gunawan mau berkenan melihat-lihat samosir atau paling tidak rekreasi ke samosir.


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top