17 Desa dimekarkan di Samosir

Samosirku,

Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon didampingi oleh Ketua DPRD Samosir dan Wakil Bupati Samosir, meresmikan 17 desa yang dimekarkan  di enam Kecamatan yang dilakukan sejak tanggal 1 s/d 6 Agustus 2011 di Kecamatan Simanindo, Sianjur Mula-mula, Nainggolan, Palipi dan Kecamatan Harian. Peresmian desa tersebut merupakan tindak lanjut terbitnya perda Nomor 2 Tahun 2011 dan Keputusan Bupati Samosir Nomor 172 Tahun 2011.

Bupati Samosir Ir. Mangindar simbolon dalam arahannya mengatakan, pemekaran desa dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat dalam mengurus sesuatu yang berhubungan dengan pemerintah dengan tiga hal yaitu efektif, cepat dan efisien..
Sebagaimana motto Kabupaten Samosir “Satahi Saoloan” masyarakat harus dapat mengartikannya yaitu masyarakat harus dapat berfikir sesuatu hal yang dapat membangun Samosir dan menyatukan hati dan  tekad. Jika hal tersebut sudah tertanam dalam diri masyarakat Kabupaten Samosir, otomatis akan mempercepat laju pembangunan, tegas beliau.

Kedepan dalam melaksanakan pemilihan kepala desa defenitif agar masyarakat memilih pemimpin yang benar-benar bisa memimpin dan dapat membawa perubahan dalam kemajuan pembangunan, “ Jangan terpengaruh dengan indikasi-indikasi lain, akan tetapi kita memilih sesuai dengan  kemampuan serta skill dalam memimpin” kata Mangindar. Dengan demikian akan terpilih kepala yang bisa jadi pelayan masyarakat yang menguasai tugasnya dan tanggung jawabnya.

Bupati Samosir juga menjelaskan setidaknya ada 3 tugas utama bagi Penjabat Kepala Desa yang baru saja dilantik yaitu, memfasilitasi pemilihan kepala desa definitive, membenahi administrasi desa dan melakukan pembinaan bagi masyarakat,“ Tegasnya.

Menurut laporan Asisten Pemerintahan Drs. Ombang Siboro, Msi  dalam pemekaran desa di enam kecamatan tersebut adalah merupakan usul dari masyarakat/pemrakarsa dari setiap masing desa yang diajukan untuk dimekarkan.

Dalam pengajuan usul tersebut, juga dilakukan proses pengkajian dan penelitian serta penilaian secara berjenjang dan bertahap melalui tim verifikasi internal eksekutif yang melibatkan intansi terkait dan tim observasi yang terdiri dari gabungan Eksekutif dan Legislatif khususnya Komisi I dan Badan Legislasi, Ketua DPRD Kab. Samosir, untuk memastikan kelayakan Fisik Topografi, Geografi dan kondisi sosial ekonomi masyarakat desa yang akan di mekarkan berikut dengan batas-batas wilayahnya dengan cara interview, dialog dan pertemuan terbuka serta peninjauan lapangan agar sesuai dengan kenyataan sebagaimana diamanatkan perda Kab. Samosir Nomor 9 Tahun 2006 tentang Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Desa.

Pemekaran desa tersebut bertujuan untuk mempercepat lajunya pembangunan dan mempermudah dalam memberikan pelayanan pemerintah kepada masyarakat mengingat desa merupakan ujung tombak dari percepatan pembangunan sehingga dalam mewujudkan Visi kabupaten Samosir “Samosir Menjadi Daerah Tujuan Wisata Lingkungan Yang Inovatif 2015” akan terlaksana dengan baik..

Kegiatan peresmian desa yang dimekarkan dilakukan dengan kebaktian singkat pembacaan naskah peresmian desa dan dilanjutkan dengan penandatangan prasasti pemekaran desa, pembukaaan selubung kantor kepala desa dan pelantikan penjabat kepala desa sesuai dengan keputusan Bupati Samosir nomor 188 dan Nomor 189 Tahun 2011. 

Adapun ketujuh belas desa yang dimekarkan di enam kecamatan adalah sebagai berikut, Kecamatan Harian bertambah dua Desa yaitu, Hutagalung dan Desa Hariarapintu. Kecamatan Sitio-tio bertambah dua desa yaitu, Desa Parsaoran dan Desa Janji Maria. Kecamatan Simanindo bertambah lima desa yaitu Desa Tomok Parsaoran, Desa Siallagan-Pindaraya, Desa Unjur, Desa Marlumba dan Desa Simanindo. Kecamatan Nainggolan bertambah tiga desa yaitu Desa Sipinggan, Desa Pananggangan II dan Desa Janji Marapot. Kecamatan Sianjur Mulamula bertambah satu desa yaitu Desa Habeahan Naburahan dan Di Kecamatan Palipi bertambah empat desa yaitu Desa Hutadame, Desa Pallombuan, Desa Pamutaran dan Desa Sideak.

Asisten pemrintahan juga menjelaskan dengan bertambahnya 17 desa pemekaran yang telah diresmikan maka total jumlah keseluruhan desa di Kabupaten Samosir yang dimana sebelumnya berjumlah 111 Desa sekarang menjadi 128 desa ditambah 6 kelurahan.


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top