Surat Palsu Alokasi CPNS beredar

Samosirku,

MAKASSAR -- Penipuan dengan sasaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) terus berlangsung. Kali ini, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memutuskan jika surat permintaan penambahan usulan alokasi CPNS 2011 adalah bohong alias palsu.


Surat palsu yang berisi persetujuan rincian alokasi formasi CPNS 2011 tersebut, menggunakan kop surat Kemen PAN dan RB. Surat bernomor B/2313/M.PAN-RB/10/2011 itu, dilansir tanggal 23 Mei 2010.  Selain itu, surat tersebut juga mencantumkan tanda tangan Men-PAN dan RB Everest Ernest (E.E.) Mangindaan. Selanjutnya,   surat tersebut juga mencantumkan nama Sukardiana dengan nomor HP 085218666225 dan 02171109599 sebagai contact person.


Saat dihubungi, kedua nomor tadi sudah tidak aktif.


Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Makassar, sejauh ini belum pernah menerima surat permintaan penambahan usulan alokasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2011 dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Kami belum pernah menerima surat. Kalaupun ada terkirim maka tentunya akan dicek ulang ke Jakarta,” ujar Sittiara malam tadi.


Selama ini, lanjut dia, kalau ada penambahan formasi CPNS biasanya seluruh BKD diundang langsung ke Jakarta, tidak melalui surat. "Biasanya kalau ada pemberitahuan seputar CPNS, pasti kita diundang ke Jakarta dan bukan melalui surat. Kalaupun ada surat, pasti kita cek kembali," kata Sittiara.


Mengenai adanya pemberitahuan dari Kemen-PAN dan RB itu, Sittiara mengaku baru mengetahui informasinya dari wartawan. "Lagipula, kalau ada informasi seputar formasi CPNS yang turun dari pusat tidak sekaligus. Pasti ada tahapannya dan kita selalu berhubungan dengan pihak Kemen PAN dan RB. Jadi, pasti ketahuan kalau ada penipuan," tandas Sittiara.


Butir utama dalam surat yang dinyatakan palsu tersebut adalah, menteri menyetujui adanya penambahan alokasi CPNS daerah 2011. Ketentuan selanjutnya, kepala daerah yang juga bertindak sebagai pejabat pembina kepegawaian diharapkan menetapkan rincian tambahan alokasi itu menjadi keputusan kepala daerah.


Dalam surat tersebut, seluruh tambahan alokasi CPNS daerah yang disebut sudah disetujui menteri, khusus untuk formasi Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja). Kepala daerah, tidak diperkenankan mengubah rincian alokasi, kualifikasi pendidikan, serta penempatan formasi tersebut. Si penipu juga menjelaskan, dampak keuangan dari keputusan ini dibebankan pada APBD masing-masing pemerintah daerah provinsi, kota, dan kabupaten.


Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kemen PAN dan RB Ramli Naibaho menjelaskan, pihaknya sudah menetapkan surat tersebut palsu dan tidak benar. "Surat edaran kementerian untuk mengklarifikasi surat bohong itu sudah disebar ke seluruh daerah," tandasnya.


Dalam surat edaran yang ditandatangani itu, Ramli menegaskan jika surat persetujuan rincian tambahan alokasi CPNS daerah 2011 itu ilegal. Surat ilegal itu, disebar ke instansi pemerintah daerah provinsi, kota, dan kabupaten dengan menggunakan media elektronik. Yaitu faksimil dan email. "Imbauan kami, surat tersebut tidak perlu ditanggapi," tutur pejabat yang sementara ini merangkap menjadi Plh Sesmen PAN dan RB itu.


Pihak Kemen PAN dan RB menjelaskan banyak pemerintah daerah yang resah dengan munculnya surat tersebu. Surat itu mulai disebar akhir Mei hingga awal Juni. Diduga, surat itu digunakan untuk mengelabui pemerintah daerah.


Penipu berharap, pemerintah daerah yang mendapatkan surat tersebut akan menghubungi nomor yang sudah dicantumkan. Menurut Ramli, motivasi di balik penipuan semacam ini rata-rata untuk mengeruk keuangan. Para penipu bisa jadi akan melakukan deal tentang tambahan alokasi setelah pemerintah daerah mengirim sejumlah uang.


Surat tadi, juga tidak menutup kemungkinan digunakan untuk menyasar langsung calon pelamar seleksi CPNS 2011. Dengan surat tersebut, penipu berusaha meyakinkan calon pelamar jika ada penambahan formasi Satpol PP. Penipu juga bisa meminta imbalan uang dengan iming-iming bisa diloloskan sebagai CPNS Satpol PP.


Ramli menegaskan, pihaknya hingga saat ini belum memutuskan ada penambahan alokasi CPNS daerah 2011. "Usulan formasi yang sudah masuk, masih dibahas di Kementerian Keuangan," ucapnya.


Selanjutnya, usulan tersebut masih harus dibahas lagi di DPR RI.    Bisa saja bakal ada penambahan alokasi, tapi juga bisa tidak. Jika tidak molor, diperkirakan seleksi CPNS 2011 digelar September-Oktober. (fajar)


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top