LKPJ Bupati Samosir Tahun 2010

Samosirku,

Sesuai dengan undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah 3 tahun 2007 tentang laporan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada DPRD dan informasi laporan penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada masyarakat, Bupati Samosir melalui Wakil Bupati Samosir Ir. Mangadap Sinaga menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2010 yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Samosir Tongam Sitinjak ST, di Gedung DPRD Kabupaten Samosir.(30/05).

Ketua DPRD Kabupaten Samosir Tongam Sitinjak, ST dalam sambutannya mengatakan, LKPJ Bupati Samosir akhir tahun anggaran 2010 adalah gambaran refleksi apa yang telah kita lakukan selama tahun 2010. Oleh amanat konstitusi, DPRD Kabupaten Samosir diberi wewenang untuk melakukan pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.

Dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan sebagaimana kami sebut di atas, kami menyadari bahwa DPRD Kabupaten Samosir tidaklah sempurna, dan segala keterbatasan sebagai manusia biasa melekat pada kami, oleh karena itu kepada seluruh stake holder  masyarakat Kabupaten Samosir dimanapun berada,  kami    mengharapkan masukan, saran dan kritik yang bersifat konstruktif dalam rangka perbaikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Samosir yang kita cintai ini ke depan.” Tegasnya.

Dalam laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Samosir yang dibacakan Wakil Bupati Samosir Ir. Mangadap Sinaga mengatakan bahwa dalam roda Pemerintahan di Kabupaten Samosir dengan usianya yang sudah tujuh tahun, secara bersama kita telah melakukan kebijakan yang dalam pelaksanaanya telah dijabarkan dalam berbagai program dan kegiatan demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat walaupun belum sepenuhnya dapat kita lakukan untuk memenuhi seluruh harapan, aspirasi, keinginan serta kebutuhan yang selalu berkembang ditengah-tengah masyarakat dan selaku Kepala Daerah sudah menjadi tanggung jawab untuk penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban, sesuai dengan amanah peraturan undang-undangan yang berlaku dan telah ditetapkan, demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Samosir.

Dalam Kesempatan itu juga secara garis besar di sampaikan, target program yang telah ditetapkan yaitu sebanyak 242 program dari bidang pembangunan yang terealisasi adalah 241 program atau sebesar 99,58%, sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan, dari 959 kegiatan yang telah terealisasi adalah 931 kegiatan atau sebesar 97,08%. Sedangkan  kebijakan umum keuangan daerah bidang pendapatan, pada tahun anggaran 2010, total realisasi pendapatan daerah adalah sebesar Rp.375.422.743.320,00 dengan target sebesar Rp. 371.408.381.651,00 atau dengan tingkat capaian sebesar 101,08% dan bila dibandingkan dengan total realisasinya pendapatan daerah pada tahun 2009 telah mengalami kenaikan sebesar 5,53%. Dan pada bidang belanja pada tahun 2010 sebesar Rp. 367.805.497.569,00 dari target sebesar Rp. 411.026.244.324,94 dengan tingkat capaian sebesar 89,48%, bila dibandingkan dengan total realisasi belanja pada tahun anggaran 2009 maka total realisasi belanja pada tahun anggran 2010 mengalami kenaikan sebesar 4,85% yang dimana rincian tersebut mencakup belanja langsung dan belanja tidak langsung. Pada tahun 2010, Kabupaten Samosir juga telah mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah atasan dalam rangka pelaksanaan pembangunan, terutama pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jembatan dengan konstruksi beton mengganti jembatan bally pada jalan inner ring road Samosir, disampin itu juga telah dilakukan pembangunan embung air, daerah irigasi, dermaga, jalan usaha tani, pasar tradisional. Dan peningkatan aksesbilitas Kabupaten Samosir  telah diluncurkan KMP Sumut I dengan jalur Nainggolan-Muara dan KMP Sumut II dengan jalur Simanindo –Tiga Ras. Kedepan juga Pemerintah kabupaten Samosir akan terus berupaya secara terus-menerus untuk meraih dana pembangunan dari pemerintah atasan dengan menggerakan semua potensi yang kita miliki.

Dalam akhir laporan Bupati Samosir yang dibacakan Wakil Bupati Samosir Ir. Mangadap Sinaga juga menekankan kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Samosir untuk tetap membangun kebersamaan dan sinergitas, dengan mengerahkan segala kemampuan serta kekuatan yang kita miliki untuk melakukan percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan berazaskan kearifan lokal yang kita miliki yakni “Dalihan Natolu Paopat Sihalsihal” dan dengan motto Kabupaten Samosir “ Satahi Saoloan”, sehingga dengan komitmen kita tersebut untuk melakukan perubahan akan dapat terwujud. (samosirkab.go.id)


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top