Gardu Induk PLN Kapasitas 150 KV akan dibangun di Samosir

Samosirku,

Gardu Induk dengan Kapasitas 150 KV akan dibangun di Desa parbaba Dolok Kabupaten Samosir. Demikian dikatakan Junior Engeneering PLN Unit Induk Pembangunan Jaringan Sumatera I, Sampuran Sinaga saat melakukan pertemuan dengan pemilik tanah di Desa Parbaba Dolok, Kamis 28/04 yang dipimpin ketua pembebasan lahan Asissten Pemerintahan Drs. Ombang Siboro, M.Si. Turut hadir Camat Pangururan, Kepala Desa Parbaba Dolok, Tokoh masyarakat, pemilik tanah dan pihak PLN Cabang Pangururan, Badan pertanahan nasional (BPN).

Sampuran Sinaga menambahkan Pembangunan Gardu Induk yang akan dibangun merupakan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir  dan juga peran dari Perantau yang mengadakan lobby ke pihak PLN Pusat dan akhirnya PLN Pusat merekomendasikan untuk pembangunan Gardu di Samosir. Hal ini tentunya untuk mencukupi kebutuhan listrik, mengingat masih banyak Desa yang belum tersentuh penerangan listrik di Samosir. Untuk mendukung pembangunan tersebut, tentu harus didukung kesediaan masyarakat dalam hal pembebasan tanah. Dijelaskannya, dengan kapasitas 150 KV kebutuhan listrik di Samosir akan tercukupi bahkan lebih. Beliau juga berjanji setelah Gardu Induk dibangun akan mengutamakan masyarakat sekitar Desa parbaba Dolok yang belum masuk listrik, untuk itu beliau menghimbau masyarakat dan pemilik tanah dapat mendukung pembangunan tersebut. “ tidak adan kesempatan kedua, bila kali ini gagal maka akan gagal untuk jangka waktu yang tidak bisa ditentukan” katanya. Untuk lokasi Pembangunan, pihak PLN membutuhkan luas minimal lahan dengan ukuran 97m x 130m (sekitar 1½ Ha)   

Menyangkut masalah pembebasan tanah, Asissten Pemerintahan Drs. Ombang Siboro mengatakan harus benar-benar dikaji siapa pemilik lahan mulai dari keturunan Op. Jamula Sihaloho, karena selama ini banyak masalah yang dihadapi saat akan membangun ternyata ada pihak lain yang tidak setuju. Dihadapan pemilik tanah dan tokoh masyarakat yang hadir Beliau mengatakan, pembangunan Gardu Induk PLN tersebut multi fungsi. Selain untuk penerangan juga akan meningkatkan perekonomian  masyarakat sekitar  “dengan adanya Gardu induk, lokasi ini akan terang dan akan timbul usaha-usaha baru, juga masalah infrastruktur seperti jalan akan lebih diutamakan” jelas Ombang Siboro.   

Sementara itu pemilik Tanah keturunan Op. Jamula Sihaloho antara lain Parulian Sihaloho, Mukkana Sihaloho, Mangisi Sihaloho, Elpin Sihaloho, Maruli Sihaloho dan Jaria Sihaloho mengatakan sepakat dan bersedia menyerahkan tanah, mereka menjamin tidak akan ada pihak-pihak lain yang keberatan, pernyataan pemilik lahan diakui Kepala Desa Parbaba Dolok Manurun Sitindaon. Pemilik tanah juga menyanggupi permintaan pihak PLN menyangkut luas lahan. Akan tetapi pihak pemilik tanah dan tokoh masyarakat meminta pihak PLN untuk lebih mengutamakan masyarakat setempat untuk masuk listrik.


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top