DPRD Samosir Menyetujui Tujuh Buah Ranperda Untuk Ditetapkan Menjadi Perda

Samosirku,


DPRD Samosir menyetujui 7 (tujuh) buah Ranperda untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah pada Rapat Paripurna yang diselenggarakan di Gedung DPRD Samosir Parbaba, Kamis (17/03). Paripurna tersebut merupakan hari ke empat dalam rangkaian Paripurna tentang Pembahasan dan Persetujuan Bersama Atas Tujuh Rancangan Peraturan Daerah Kab. Samosir, setelah sebelumnya telah dilaksanakan rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Bupati Samosir (11/03), Pandangan Umum Perorangan (14/03), Nota Jawaban Bupati Samosir (16/03).

Dalam rapat paripurna tersebut, 5 (lima) fraksi yang ada di DPRD Samosir yakni Fraksi Hanura, Fraksi PNI Marhaenisme, Fraksi Karya Sejahtera, Fraksi DPIB dan Fraksi DPR-IR, dapat menerima 7 (tujuh) Ranperda tersebut untuk disetujui dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Samosir.
Ke 7 (tujuh) Ranperda tersebut yakni Ranperda Tentang Retribusi Izin Usaha, Izin Trayek Dan Izin Operasional Angkutan, Ranperda Tentang Retribusi Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor Di Kabupaten Samosir, Ranperda Tentang Retribusi Pemeriksaan Kesehatan Hewan, Ranperda Tentang Penanaman Modal Dalam Negeri Dan Penanaman Modal Asing, Ranperda Tentang Pembentukan Desa Di Kecamatan Simanindo, Sianjur Mula-Mula, Nainggolan, Palipi, Sitio-Tio Dan Kecamatan Harian Kabupaten Samosir, Ranperda Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Samosir 2006-2025, dan Ranperda Tentang RPJMD Kabupaten Samosir.
Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon dalam sambutannya mengatakan bahwa ketujuh Ranperda tersebut akan semakin melengkapi dan mengokohkan landasan hukum sebagai dasar penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Samosir.
Bupati Samosir mengucapkan terima kasih kepada segenap anggota DPRD Samosir karena telah memberikan kesungguhan sejak awal pembahasan Ranperda tersebut. Beliau menambahkan bahwa semua usul, saran dan himbauan dari segenap anggota dewan menjadi bahan penyempurnaan dan perbaikan yang merupakan masukan yang berharga khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Samosir untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai Pemantapan Kinerja Tahun 2011.
“Kami berkeyakinan bahwa pembahasan Ranperda ini dapat berjalan dengan baik berkat adanya rentang waktu yang relatif cukup dan adanya kerjasama yang baik antara pihak eksekutif dan legislatif”, tambah Bupati Samosir.
Ketua DPRD Samosir Tongam Sitinjak, ST mengatakan bahwa moment ini untuk memenuhi amanah ketentuan perundang-undangan yang berlaku sebagai langkah yuridis dalam pembentukan peraturan perundang-undangan khususnya yang berlaku di Kabupaten Samosir. 
Beliau berharap agar nantinya Perda tersebut dapat bermanfaat dan berdaya guna secara optimal dan masih diperlukan langkah-langkah yang nyata untuk mendukung pelaksanaan Perda tersebut. Kepada Pemerintah Kabupaten Samosir diharapkan dapat mengakomodir segala masukan dari pendapat akhir fraksi untuk selanjutnya dapat dikristalisasi sehingga dapat menjadi regulasi yang mengatur pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Samosir
Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Kabupaten Samosir, Wakil Bupati Samosir Ir. Mangadap Sinaga, Uspida, Staf Ahli Bupati, Asisten , Pimpinan SKPD, serta Camat.


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top