Kebakaran Sidikalang diduga berasal dari Toko Kelontong

Sidikalang,
Asal api pada peristiwa kebakaran yang memusnahkan 30 rumah dan ruko (rumah toko) di kawasan bisnis/pertokoan Jalan Merdeka dan Jalan Sulang Silima Kelurahan Sidikalang Kota Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Minggu (18/7) pagi lalu, diperkirakan dari toko kelontong milik Kriston Banjarnahor. Namun penyebab api (kebakaran) masih dalam penyelidikan karena tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Poldasu yang tiba di Sidikalang Minggu sore, masih bekerja dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa barang bukti.
Demikian informasi diperoleh wartawan dari kepolisian, Senin (19/7) di Sidikalang.
Informasi tersebut disimpulkan dari keterangan enam orang saksi yang telah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Dairi, Senin kemarin, yakni Kriston Banjarnahor (39), Ronson Manullang (37), Kolester Lumbanbatu (42), Tony Rony Manalu (41), Hotdiman Sinaga (52) dan Rivaldi Tambunan (52). Semuanya merupakan korban dalam peristiwa kebakaran hebat tersebut.
Menurut informasi, pada Minggu pagi itu Banjarnahor bersama keluarganya sudah hendak berangkat ke gereja, namun masih di halaman rumah terlihat kepulan asap tebal. Ia masih sempat balik ke dalam rumah namun kepulan asap menghalanginya masuk lebih dalam dan sesaat kemudian api dengan cepat melahap isi rumah serta bangunan di sekitarnya.
Kapolres Dairi AKBP Drs Yustan Alfiani yang dikonfirmasi wartawan melalui Kaurbin Ops Reskrim Iptu B Manurung SH, Senin sore membenarkan informasi tersebut. “Keterangan saksi-saksi sementara ini diperkirakan atau diduga asal api dari rumah Banjarnahor, tapi untuk kepastiannya termasuk soal penyebab api dan apakah itu akibat kelalaian ataukah kesengajaan, itu masih dalam penyelidikan,” jelasnya.
Menjawab pertanyaan soal terhitung cepatnya api berkobar sehingga memusnahkan 30 rumah dan ruko, Manurung mengatakan berdasarkan keterangan saksi diperkirakan ada minyak dalam jumlah yang tidak sedikit di dalam rumah atau ruko yang terbakar tersebut.
Sementara itu para korban kebakaran tersebut terpaksa menumpang sementara di tempat keluarganya sedangkan bantuan dari berbagai pihak diperkirakan akan terus mengalir.


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top