Pilkada Samosir Punguan Simbolon se-Indonesia Dukung Ir Mangindar Simbolon

TAMPAK KETUA HARIAN PBSI Ir raden Simbolon ( Nomor Tiga dari Kiri ) sedang memberi keterangan kepada wartawan, terkait kunjungan PSBI terhadap Ir Mangindar Simbolon pada Pilkada samosir 2010
Medan (SIB)
PSBI (Punguan Simbolon dohot Boruna se-Indonesia) menyatakan dukungan penuh kepada Ir Mangindar Simbolon untuk maju pada Pilkada Samosir 2010, dalam rangka pemilihan kepala daerah setempat untuk periode 2010–2015. Hal itu disampaikan Ketua Harian PSBI Ir Raden Simbolon, di Medan, Rabu malam (19/5), sebelum berangkat ke Kabupaten Samosir untuk melakukan kegiatan-kegiatan bakti sosial dan sosialisasi.
“PSBI mendukung penuh Ir Mangindar Simbolon untuk kembali memimpin Kabupaten Samosir,” kata Ir Raden Simbolon, yang saat itu didampingi pengurus PSBI lainnya, seperti dari Medan, termasuk beberapa daerah lainnya di Sumut. Turut juga terlihat pengurus PSBI dari Jakarta, Surabaya dan Semarang.
Untuk itu, kata Raden, PSBI sebagai kumpulan komunitas keturunan Marga Simbolon sudah mengikrarkan dukungan dimaksud dalam acara Partangiangan Bona Taon 2010, yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Disebutkan, PSBI beserta seluruh anggota, mulai dari ‘bona pasogit’ hingga di perantauan, telah menyatakan kesiapan untuk turut berpatisipasi sebagai bentuk dukungan kepada Ir Mangindar Simbolon.
“Dalam ikrar tersebut, semua anggota PSBI, baik di perantauan maupun di ‘bona pasogit’ telah seia sekata untuk memenangkan Ir Mangindar Simbolon menjadi bupati kembali di Samosir,” ungkapnya.
Menurut Raden, ada beberapa alasan, mengapa PSBI memberikan dukungan penuh kepada Ir Mangindar Simbolon. “Pertama, sebagai salah seorang pengurus pusat PSBI, tentunya patutlah PSBI mendukung Ir Mangindar Simbolon,” katanya.
Hal penting lainnya, lanjut tokoh Simbolon ini, karena PSBI sendiri telah melihat, selama kepemimpinan Ir Mangindar Simbolon, Kabupaten Samosir terus berkembang, meski masih termasuk dalam kategori kabupaten berusia muda. “Lalu di tengah perkembangan itu, kami pun melihat, bahwa masih ada beberapa tugas lagi yang harus diselesaikannya, sehingga alangkah bijaksananya kalau Ir Mangindar Simbolon diberi kesempatan untuk melanjutkan program-programnya yang masih tertunda,” papar Raden Simbolon.
Ir Raden Simbolon melihat, dengan kondisi Samosir yang masih taraf perkembangan, agak riskan rasanya kalau kepemimpinannya langsung beralih. “Mangindar Simbolon telah memulai pengabdiannya secara baik, dan mudah-mudahan, dengan diberikannya kesempatan kembali kepadanya, kami yakin, dia akan mampu menuntaskan tugas-tugasnya dengan baik dan mengantarkan Samosir menjadi sebuah kabupaten yang mandiri,” katanya.
“Artinya, sangat bagus kalau program yang sedang berjalan ini dilanjutkan Mangindar Simbolon, supaya lebih terarah,” sambung Raden Simbolon.
Kembali soal dukungan, Raden Simbolon kembali menegaskan, bahwa dukungan PSBI bukan sekedar kata-kata. Begitu perlunya pencalonan Mangindar Simbolon bagi PSBI, sehingga bukan hanya anggota dan pengurus PSBI di ‘bona pasogit’ maupun Medan saja yang turut melibatkan diri, namun juga dari beberapa daerah lain di Sumut, bahkan Surabaya dan Semarang.
“Seperti yang akan berangkat malam ini (Rabu malam, 19 Mei – red), ke Samosir, mereka yang dari perantauan turut serta untuk melaksanakan bakti sosial dan sosialisasi. Dan ini adalah lanjutan kegiatan-kegiatan kami sebelumnya dan akan terus belanjut,” katanya.
Disinggung soal dukungan dari luar PSBI, Ir Raden Simbolon menyampaikan, sampai ke arah itu pun sudah dilakukan pendekatan, dengan mengedepankan prinsip-prinsip ‘dalihan na tolu’. “Selain ‘dongan tubu’, kita kan punya ‘hula-hula’ dan ‘boru’ dari berbagai marga. Dengan sentuhan ‘manat mardongan tubu’, ‘somba marhula-hula’, dan ‘elek marboru, kita yakin, semua yang mengasihi kita dengan prinsip tersebut, tentunya akan turut memberi dukungan,” papar Raden.
Selain itu, lanjutnya, terlepas dari prinsip ‘dalihan na tolu’ tadi, warga Samosir juga tentunya sangat mengerti bagaimana Samosir saat ini dan pemimpin bagaimana dibutuhkan untuk kondisi tersebut.


No comments:

Write a Comment

Mohon Komentar yang diberikan tidak berbau SARA dan Penghinaan. terima kasih


Top